Lampu Lalin Tak Berfungsi

Kesadaran warga Bangil untuk tertib berlalu lintas perlu dipertanyakan. Pasalnya, mereka kerap melanggar peraturan lalu lintas. Misalnya, menerobos lampu lalu lintas (lalin), yang mestinya saat itu di posisi berhenti.

Dari pantauan Radar Bromo, lampu lalin dipasang di pertigaan Bangil. Mulai dua blok lampu yang menghadap ke utara, lalu ke barat, timur dan menjorok ke selatan. Namun, lampu lalin itu tidak dipatuhi pengendara. “Wong Bangil kok dikei tet..tettan, yo percuma (Orang Bangil kok dikasih lampu lalu lintas, ya percuma, Red),” seloroh Ayub, warga Kauman, Bangil. Lanjutkan membaca Lampu Lalin Tak Berfungsi

Iklan

Bangil Perlu Jembatan Penyeberangan

Seputaran alun-alun Bangil dan plaza baru menjadi tempat jujukan warga. Namun, ada yang kurang di tempat tersebut. Yakni, jembatan penyeberangan yang menghubungkan alun-alun dengan plaza baru.

Selama ini, warga harus tengok kanan-kiri terlebih dulu, agar tidak tertabrak kendaraan saat akan menyeberang. Karena, jumlah kendaraan yang melintas dari arah Gempol menuju Bangil atau Pasuruan ke Surabaya jumlahnya ribuan setiap harinya. Lanjutkan membaca Bangil Perlu Jembatan Penyeberangan

Pendapa Kabupaten Ada di Bangil

Bukti Lain Pernah Menjadi Ibu Kota

Bukti Bangil pernah menjadi ibu kota Kabupaten tidak hanya makam Bupati Bangil RT Soendjotoningrat. Namun, pendapa Kabupaten pernah dibangun di areal kompleks Plaza Bangil.

Hal itu dikatakan oleh Robiun, 70, orang yang pertama kali mendiami area Plaza Bangil. “Dulu di sini ada Pendapa Kabupaten. Terus di sebelah utara, ada rumah wedono (pembantu bupati). Selatannya kantor kawedanan. Dan sebelah baratnya pendapa ada kantor kecamatan Bangil. Jadi satu kompleks,” ujar Robiun yang kini bertempat tinggal di sebelah pojok timur Plaza. Lanjutkan membaca Pendapa Kabupaten Ada di Bangil

Lebih Dekat dengan Nderek Scooter Team, Komunitas Vespa asal Bangil

Tidak Boleh Kebut-kebutan, Sepakat No Drug No Narkoba

Komunitas pecinta vespa kian menjamur. Di Bangil, saat ini muncul Nderek Scooter Team. Setiap malam Minggu, mereka kongkow-kongkow di depan Alun-Alun Bangil. Apa saja kegiatannya?

Sorot lampu di seputaran alun-alun Bangil masih berbinar. Jarum jam masih menunjukkan pukul 20.00 WIB. Dari arah barat, terdengar raungan puluhan motor vespa yang mendekati alun-alun Bangil.

Begitu tiba di alun-alun, satu persatu scooter rakitan 1960-an diparkir berjajar. Dari scooter yang memakai sespan (gandengan), ada yang Coper. Bahkan ada pula scooter dengan panjang 2,75 meter dan scooter modifikasi FIZ R. Lanjutkan membaca Lebih Dekat dengan Nderek Scooter Team, Komunitas Vespa asal Bangil

Kampanye Lingkungan, Bersepeda ke Jakarta

Dua pesepeda asal Bangil, yakni Billah A Bascheh, 33, dan Isa Anshori, 23, punya misi besar. Bersepeda dari Bangil menuju Jakarta untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Perjalanan ini dia maksudkan sebagai kampanye sehat peduli lingkungan.

Misi itu tidak hanya di dalam kepala. Kemarin Billah dan Isa merealisasikannya. Sekitar pukul 09.00, dua pesepeda itu berpamitan ke Ketua DPRD Akhmad Zubaidi. Dengan menggunakan sepeda pancal miliknya, Billah dan Isa juga membawa dua spanduk berwarna hijau bertuliskan “Indonesiaku Bersih dan Hijau” dan “Lestarikan Alam Indonesia”. Di bawah tulisan tersebut tercetak Bangil, Kabupaten Pasuruan – Jakarta. Lanjutkan membaca Kampanye Lingkungan, Bersepeda ke Jakarta

%d blogger menyukai ini: