Semua tulisan dari fisha17

Bordir Airbrush Ala Bangil

bangil-bordir-airbrushLiputan6.com, Bangil : Bordir pada pakaian biasanya dipadupadankan dengan aneka warna benang atau manik- manik. Tapi di Bangil, Jawa Timur, ada seorang perajin bordir yang mengaplikasikan bordir dengan teknik semprotan cat atau airbrush. Inilah tayangan Bedah Usaha SCTV edisi Senin (19/8/2013).

Salah satu rahasia agar usaha tetap bertahan dan terus berkembang di tengah persaingan adalah inovasi. Upaya inilah yang dilakukan Saiful Hadi, salah satu perajin pakaian bordir di Bangil.

Bangil sejak lama dikenal sebagai sentra produksi bordir. Kota ini bahkan punya julukan Bang Kodir atau Bangil Kota Bordir. Saiful sudah puluhan tahun menekuni usaha rumahan ini bersama sang istri.

Banyaknya perajin atau pengusaha bordir di Bangil membuat Saiful harus memutar otak untuk dapat bertahan dan mengembangkan usahanya. Awalnya ia hanya menambahkan bordir dengan hiasan manik-manik. Lanjutkan membaca Bordir Airbrush Ala Bangil

Iklan

Sepeda Ontel dari Kayu Buatan Pasuruan

915032Pasuruan Bersepeda menggunakan sepeda ontel merupakan hobi. Apalagi, jika sepeda ontel itu unik dan antik, berbeda dari pada umumnya. Di Pasuruan ada sepeda ontel yang terbuat dari bahan limbah kayu.

Chairil Anwar (52), warga Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini adalah termasuk salah satu perajinnya. Di tangannya, limbah-limbah kayu pabrikan pun dapat disulapnya menjadi uang. Bahkan ia pun dapat menghidupi istri dan anak-anaknya.

Selain hemat biaya lantaran tidak harus membeli BBM, sepeda ontel ini juga ramah lingkungan atau anti polusi udara karena tidak mengeluarkan emisi. Tak hanya itu, sepeda ini juga harganya tidak terlalu mahal alias dapat terjangkau kantong kita, karena hanya sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu. Lanjutkan membaca Sepeda Ontel dari Kayu Buatan Pasuruan

Ribuan Siswa Melukis di Atas Cobek

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa MTSN Bangil mengikuti lomba melukis nama Nabi Muhammad, yang digelar oleh pihak sekolah, Jumat (3/2/2012).


Uniknya, lomba melukis lafadz nama nabi ini bukan di atas buku gambar atau pun kain kanvas. Namun, para siswa-siswi tersebut justru melukis lafadz nama nabi Muhammad di atas cobek. Melukis di atas cobek bagi sebagian siswa adalah gampang-gampang susah. Sebab, ini membutuhkan kesabaran dan ketelatenan serta ketelitian.

Siswa Kelas 9 MTSN Bangil Ifa Nur Cahyani menuturkan, lukisan lafadz yang dibuatnya memakan waktu hingga 2 hari. “Ya gampang-gampang sulit sih. Soalnya ini buatnya dari kertas. Buatnya ini, memakan waktu hingga dua hari. Ini dalam rangka peringatan maulid nabi. Rencananya nanti juga akan dilombakan,” kata Ifa Nur Cahyani.

Pihak sekolah memilih cobek sebagai media lukis para siswa, dengan harapan agar eksistensi cobek lebih dikenal di zaman yang serba modern. Tak hanya itu, eksistensi cobek di zaman modern saat ini juga diharapkan tidak tersingkirkan dengan banyaknya alat-alat rumah tangga yang kini banyak beredar di pasaran.

“Cobek untuk orang-orang kampung itu, punya nilai tersendiri lah. Orang kampung itu, kalau acara Maulud, biasanya makanan ditaruh di atas cobek. Karena ini dunia pendidikan, makanya saya mengajak anak-anak untuk berkreasi. Tujuannya, agar cobek ini lebih dikenal oleh anak-anak sekarang,” terangf Toni Jakfar, Guru Kesenian.

sumber: beritajatim.com

Tentang Cholidi Asadil Alam, Arek Bangil yang Sukses Audisi Ketika Cinta Bertasbih

m_cholidi_asadil_alam_pemeran_azzam-20081022-001-wawanSejak Kecil Berprestasi di Dunia Model

Nama Cholidi Asadil Alam menyeruak setelah sukses dalam audisi film Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Arek Bangil itu bakal memerankan tokoh Azzam dalam film yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El-Shyrazi itu. Bagaimana rintisan jalannya sampai bisa masuk dunia akting?

Di sebuah tempat khusus dalam rumah Cholidi Asadil Alam di Bangil, berjajar sejumlah trofi. Itu trofi penghargaan dalam dunia model yang berhasil diraih Ody, panggilan Cholidi Asadil Alam, sejak kecil.

Ody memang sudah menunjukkan bakat lebihnya di dunia seni model sejak kecil. Dibanding dua kakaknya, Rony, dan Fiky, kelebihan Ody ini sangat menonjol. Pertama kali Ody dapat juara, ketika masih duduk di kelas III SD. “Waktu itu usianya belum genap 9 tahun. Dia sudah membanggakan kami dengan merebut juara I Top Model ABG Tingkat Jawa Timur,” aku sang ibu, Afidatuzzahro saat ditemui kemarin. Lanjutkan membaca Tentang Cholidi Asadil Alam, Arek Bangil yang Sukses Audisi Ketika Cinta Bertasbih

Pengumuman RSBI Dihibur Atraksi

SMPN 1 Bangil mengumumkan hasil seleksi penerimaan siswa baru untuk kelas RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), kemarin. Di sela-sela melihat pengumuman itu, wali murid dihibur dengan atraksi siswa SMPN 1 Bangil dalam panggung wisuda. Mulai tari Merak, Remo, olah vokal, puisi dan banyak lagi lainnya.

Tahun ini, memang SMPN 1 Bangil membuka dua kelas RSBI. Satu kelas berisi 36 siswa. “Kita memang membuka RSBI. Ini sebagai cikal bakal untuk menjadi SBI,” ujar Abdul Rofiq Samsunnahar, kepala SMPN 1 Bangil, kemarin. Lanjutkan membaca Pengumuman RSBI Dihibur Atraksi

Terapkan Strategi Bottom Up

Sehari setelah dilantik sebagai kepala MTsN Bangil, Alfan Makmur tidak mau hanya diam. Dia berusaha merangkul semua komponen di lingkungan MTsN ini ketika ditinggal pensiun pendahulunya, Makruf Ihsan.

Sebagai kepala madrasah yang relatif muda, Alfan berusaha njawani para guru senior. “Saya sadar, banyak guru-guru senior di MTsN Bangil ini. Bahkan, banyak juga yang jadi guru saya. Makanya, saya berusaha menerapkan strategi bottom up (dari bawah) untuk menyerap aspirasi mereka,” ujar Alfan Makmur saat ramah tamah dengan para guru MTsN Bangil di salah satu warung lesehan, kemarin (10/6). Lanjutkan membaca Terapkan Strategi Bottom Up