M Ardiansyah, Siswa SMAN 1 Bangil yang Lolos Program Youth Exchange Student

Sudah Mengurus Paspor, Mulai Belajar Tari dan Gamelan

Setelah vakum setahun, SMAN 1 Bangil kembali berhasil merebut program prestisius. Tahun ini program pertukaran pelajar, Youth Exchange Student diraih M Ardiansyah, siswa kelas XI IA1. Bagaimana kesiapannya?

SEJAK empat tahun lalu, SMAN 1 Bangil tak pernah absen mengirimkan siswa terbaik untuk ikut tes. Pengiriman siswa ikut tes ini untuk mengetahui, sejauh mana pengetahuan umum pelajar tentang budaya daerah. Termasuk melafalkan logat dengan fasih lewat bahasa Inggris dan wawancara tentang kepribadian siswa.

Sejak empat tahun itulah, sekolah ini tercatat paling rajin mewakilkan siswanya untuk program pertukaran pelajar (Youth Exchange Student). Terutama, pertukaran pelajar untuk pergi ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Buktinya, sejak 2006 lalu, SMAN 1 Bangil sudah berhasil memberangkatkan Husein Qhoumy, lalu Isna Rahmawati setahun kemudian. Meski pada 2008 lalu, SMAN 1 Bangil gagal, karena semua siswa yang dikirimkan tidak bisa tembus ke Jakarta.

Hingga tahun ini, SMAN 1 Bangil kembali menorehkan tinta emas dengan terpanggilnya M Ardiansyah untuk studi ke Amerika selama satu tahun. “Saya harus melewati banyak tahapan untuk bisa lolos seleksi,” ujar Ardiansyah, kemarin.

Siswa kelas XI IA1 (Ilmu Alam) ini terlihat bangga. Guratan suka cita terpancar dari kedua bola matanya. Seringkali senyuman menebar ketika sesi wawancara dengan koran ini yang ditemani Waka Kesiswaan, Choirul Anwar di ruang kepala sekolah.

Kebanggaan siswa asal Desa Carat, Gempol ini bukan tanpa sebab. Sejak seleksi pertama di sekolah, April 2008 lalu, ia harus menyisihkan puluhan siswa lainnya. Ada 90 siswa yang mengikuti tes pertukaran pelajar ini. Namun pihak panitia Bina Antar Budaya yang memproses program ini hanya perlu menyaring 15 siswa untuk diseleksi di tingkat Jawa Timur. “Saat itu, saya baru kelas kelas X (kelas I SMAN). Saya di tes pengetahuan umum dan bahasa Inggris. Alhamdulillah lolos,” terangnya bangga.

Seleksi kedua di gelar di UIN Malang, sekitar Juli 2008 lalu. Untuk bisa lolos di seleksi kedua ini, ia harus menyisihkan para siswa perwakilan Jatim yang diikuti lebih dari 100 peserta. Seleksi ini lebih ditekankan pada wawancara soal kepribadian dan pengenalan budaya Indonesia. Dari seleksi ini, siswa SMAN 1 Bangil hanya tersisa lima orang. Salah satunya adalah M Ardiansyah.

Setelah dinyatakan lolos, Ardian dipanggil seleksi lagi di tahap III. Kali ini seleksinya lebih ketat. Ia harus dinilai dalam persoalan kekompakan studi kelompok dengan siswa dari sekolah lain. Kali ini, Ardian dinyatakan lolos mewakili SMAN untuk tahap akhir di Jakarta. “Saya seleksi lagi pada Desember 2008 lalu di Jakarta. Ada 180 siswa yang ikut. Tapi, menurut panitia hanya dicari 60 siswa untuk pertukaran pelajar ke Amerika,” cetusnya.

Untuk mengetahui dirinya lolos atau tidak, beberapa waktu lalu ia mendapat surat dari pihak kepanitian Bina Antar Budaya dari Jakarta. Surat itu dikirim langsung ke alamat Ardian. Hasilnya, anak tertua dari pasangan Wahyudi-Suryani ini dinyatakan lolos dan berhak berangkat ke Amerika Sertikat. “Kami diminta mengurus paspor. Dan itu sudah saya lakukan. Mungkin Selasa besok (hari ini, Red), paspor sudah jadi,” ujarnya.

Selain persiapan teknis, Ardian juga membekali dirinya dengan beragam ilmu. Saat ini, dirinya juga sudah mulai belajar menari dan menabuh gamelan. “Kebetulan di sini ada guru tari. Terus di lingkungan rumah ada perkumpulan gamelan. Jadi bisa ikut latihan,” tegasnya.

Untuk masalah kelancaran bahasa Inggris, siswa yang dikenal jago Matematika ini akan belajar dari guru tamu di SMAN 1 Bangil. Kebetulan, di sekolahnya saat ini ada guru tamu asal Australia, Patrick. “Dulu, anak yang mau berangkat ke Amerika kita bekali pengayaan bahasa Inggris. Kadang kita datangkan tim dari Unair. Tapi, setelah ada Patrick, mungkin Ardiansyah bisa belajar sama guru tamu itu,” tegas Choirul Anwar, wakasek Kesiswaan mewakili Kepala SMAN 1 Bangil, Prayitno. (jm)

Sumber: jawapos.co.id

MUHAMMAD HIDAYAT, Bangil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s