MTsN Bangil Juara Cerdas Cermat

Gebyar BTQ Diikuti 15 Lembaga Pendidikan

Sebanyak 105 siswa dari 15 lembaga pendidikan SMP dan MTs negeri atau swasta, kemarin mengikuti gebyar Baca Tulis Alquran (BTQ) di Yayasan Maarif Bangil. Mereka diadu kecerdasan dalam tahfid (hafalan) dan tartil juz amma, kaligrafi dan cerdas cermat.

Untuk lomba cerdas cermat diikuti 11 regu. Setelah bersaing babak penyisihan, yang lolos ke semifinal adalah tuan rumah MTs Maarif, MTs Wahid Hasyim Bangil, Roudlotul Aqoidi dan MTsN Bangil.

Di semifinal pertama, MTs Maarif sempat leading lebih awal dengan perolehan 1.750 poin. Begitu juga dengan MTs Wahid Hasyim yang meraih 1.900 poin di semifinal kedua. Sedangkan MTs Wahid Hasyim mengalahkan MTsN Bangil dan MTs Darul Lughoh Wa Dakwah. MTsN Bangil mendapatkan perolehan 1.700 poin, sedangkan Darul Lughoh 1.600 poin.

Namun, untuk memasuki babak final, sesuai aturan, diambil dua pemenang pada setiap semifinal. Alhasil, pada babak final, MTsN Bangil kembali muncul untuk bersaing dengan tiga regu lainnya. Yakni, MTs Maarif, Wahid Hasyim dan Roudlotul Aqoidi. Pada semifinal pertama, Rodlotul Aqoidi juga sempat dikalahkan regu tuan rumah dengan mendapat 1.600 poin.

“Lomba ini mengacu pada kurikulum baru BTQ yang diterapkan di Pasuruan,” ujar Ahmad Sauqil Adib, Pembina OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah), kemarin.

Untuk menjaga fairness, pihak guru sengaja mendatangkan dewan juri dari Lembaga Kajian Alquran (LKA). Dewan juri yang dihadirkan adalah Farid Wajdi, Siti Aisyah dan Uswatun Hasanah.

Dalam cerdas cermat seputar Alquran ini, dewan juri membagi tiga babak. Babak pertama adalah wajib dijawab. Kedua, babak rebutan dan ketiga tebak kata. “Semua yang kami tanyakan adalah seputar Alquran. Mulai mahroj, bacaan dan ayat-ayat Alquran,” terang Adib.

Di babak final, MTs N Bangil berhasil menjadi yang terbaik. Meski sempat kalah di semifinal oleh Wahid Hasyim, di babak penentu ini, siswa MTs Bangil leading dengan perolehan 1.150 poin. Juara kedua diraih MTs Roudotul Aqoidi dengan angka 1.100. Dan juara ketiga diraih MTs Wahid Hasyim dengan 1.050 poin, atau selisih 50 poin dari runner up.

Selain cerdas cermat, kemarin juga dilakukan lomba kaligrafi. “Untuk tingkat pemula, saya kira ini harus dipacu. Karena belajar khot atau kaligrafi ini sangat penting artinya,” ujar Ustad Faiz, juri kaligrafi kemarin. (day/syt)

Sumber: jawapos.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s